Lanjutan D3 Ke S1 Ilmu Gizi


Program Studi S1 Ilmu Gizi adalah salah satu program studi yang ada di Kelas Karyawan Universitas Esa Unggul dengan keterangan sebagai berikut:

PROGRAM STUDI: S1 ILMU GIZI
Peringkat Akreditasi BAN PT : A

MASA STUDI:
Lulusan D3/Politeknik/Akademi dan sederajat
– Masa studi : 3 – 4 semester (1,5 – 2 tahun)
– Beban Studi (jumlah sks yang harus ditempuh): 42 – 72 sks
– Jumlah sks yang diakui/disetarakan: 104 – 106 sks.

WAKTU KULIAH

Waktu kuliah dapat dipilih oleh mahasiswa sebagai berikut:

  • Kelas Malam: Senin – Jumat: Jam 19.00 – 21.30 WIB + E-Learning
  • Kelas Sabtu Pagi: Jam 07.00 – 14.30 WIB + E-learning
  • Kelas Sabtu Siang: Jam 14.30 – 22.00 WIB  + E-learning

E-Learning adalah proses belajar mengajar melalui Multi Acces Learning (MAL) dimana Bahan Ajar, Diskusi, Tugas dan Quiz diakses di internet 24 jam sehari, ditambah kuliah tatap muka 3 kali dan ujian 2 kali di kelas dalam satu semester.

PILIHAN KAMPUS
Mahasiswa Kelas Karyawan dapat memilih kampus sebagai berikut:
KAMPUS JAKARTA: Jalan Arjuna Utara No.9, Kebon Jeruk, Jakarta
KAMPUS TANGERANG: Jalan Citra Raya Boulevard, Citra Raya, Tangerang
KAMPUS BEKASI: Jalan Harapan Indah Boulevard No.4, RT.10/RW.5, Pusaka Rakyat, Kec. Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat 17214


DOWNLOAD :
KLIK DISINI Kurikulum Program Studi Ilmu Gizi


DESKRIPSI PROGRAM STUDI
Ilmu gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dampak globalisasi menuntut tenaga gizi yang handal dan profesional serta tanggap dalam mengantisipasi perkembangan masalah gizi baik nasional maupun internasional. Oleh karena itu diperlukan pengembangan sumberdaya manusia sebagai ahli gizi professional di Indonesia yang berkesinambungan dan mempunyai daya saing internasional.

Kompetensi Lulusan
Lulusan Program Studi Ilmu Gizi Universitas Esa Unggul dibekali dengan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan untuk mengkaji secara menyeluruh  keterkaitan gizi, kesehatan dan pangan dalam suatu sistem;  mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok atau masyarakat;  membuat perencanaan serta melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi intervensi dan pelayanan gizi;  melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi;  memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi;  melakukan persiapan- persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi.

Kompetensi program studi ilmu gizi dilakukan berdasarkan dari peran dan fungsi sarjana gizi/ahli gizi (S.GZ) di masyarakat dan sistem pelayanan gizi dalam aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif serta mengacu kepada tujuan pendidikan sebagai berikut :

  • Menjelaskan secara benar dasar-dasar ilmu gizi dan kaitannya dengan kesehatan dan pangan;
  • Mengkaji secara menyeluruh keterkaitan gizi, kesehatan, dan pangan dalam suatu sistem;
  • Mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok, atau masyarakat;
  • Membuat perencanaan intervensi dan pelayanan gizi yang sesuai dengan kebutuhan;
  • Melaksanakan intervensi dan pelayanan gizi sesuai dengan rencana intervensi;
  • Melaksanakan kegiatan monitoring pelaksanaan intervensi dan pelayanan gizi;
  • Melaksanakan kegiatan evaluasi pelaksanaan intervensi dan pelayanan gizi;
  • Melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi;
  • Memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi;
  • Melakukan persiapan-persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi;
  • Merancang dan melaksanakan penelitian dibawah bimbingan seorang ahli atau kelompok ahli;
  • Menerapkan hasil-hasil penelitian terbaru pada intervensi dan pelayanan gizi;
  • Memutakhirkan diri dalam perkembangan ilmu dan teknologi bidang gizi.

Area Peminatan Program Studi S1 Gizi

  1. Koordinator Sport Nutrition→ Nazhif Gifari SGz, M.Si, RD
    Deskripsi: Menilai status gizi, desain menu atlet, kerja di fitness, wellness/sport centre, ahli di bidang gizi olahraga.
  2. Koordinator Dietetic Nutrition→ Mertien Sa’pang, SGz, M.Si, RD
    Deskripsi: asuhan gizi di RS, konsultan diet, dan sebagainya.
  3. Koordinator Food Formulation and Tech → Reza Fadhilla, STP, MTP
    Deskripsi: formulator produk pangan, perusahaan pangan (RnD), pemegang paten produk, dan sebagainya.
  4. Koordinator Food Service and Management → Putri Ronitawati, SKM, M.Si, RD
    Deskripsi: desain menu diet cafe, wirausaha di bidang gizi (catering dan sebagainya)
  5. Koordinator Nutrition Education and Media→ Vitria Melani, S.Si, M.Si
    Deskripsi: pengembang media/aplikasi, pemegang paten media, ‘artist gizi dan kesehatan’ (host program gizi-kesehatan), creator of nutrition and health content, composer musik untuk edukasi gizi dan kesehatan.
  6. Koordinator Gizi Masyarakat dan Riset→ Lintang Purwara Dewanti, SGz, M.Gizi
    Deskripsi: pelaksana penelitian, peneliti junior, pusat penelitian, pengolah data, pascasarjana, pusat kesehatan masyarakat (tenaga gizi di puskesmas, dinkes, dan sebagainya)


Visi
Menjadi program studi ilmu gizi yang unggul dalam bidang Gizi Olahraga, Asuhan Gizi, serta pemasaran produk gizi dan kesehatan yang memiliki kualitas, kepeloporan, kewirausahaan, dan berwawasan global

Misi

  1. Menyelenggarakan program pendidikan dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam bidang gizi.
  2. Mengembangkan Ilmu dan Teknologi bidang Gizi melalui kegiatan penelitian dan pertemuan keilmuan
  3. Mengembangkan penerapan Ilmu Gizi dalam bidang manajemen, kewirausahaan, dan olah raga
  4. Menyediakan layanan konsultasi dan bimbingan profesional dalam bidang kesehatan khususnya bidang gizi, dietetik dan makanan.

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan yang menguasai dasar-dasar ilmiah, substansi dan keterampilan bidang gizi sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah gizi.
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang gizi dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan tata kehidupan bersama.
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu bersikap dan berperilaku dalam berkarya di bidang gizi maupun kehidupan bersama di masyarakat.
  4. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan menguasai dasar-dasar ilmiah, substansi dan ketrampilan dalam bidang gizi sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah gizi.
  5. Menghasilkan lulusan memiliki kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang gizi dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan tata kehidupan bersama.
  6. Menghasilkan lulusan memiliki kemampuan mampu bersikap dan berprilaku dalam bekarya dibidang gizi maupun dalam kehidupan besama di masyarakat
  7. Menghasilkan lulusan memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang gizi sesuai dengan bakatnya dengan berpedoman pada pendidikan sepanjang hayat.
  8. Menghasilkan lulusan yang dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi

  Proses Pembelajaran:

  1. Masa Orientasi Mahasiswa baru diawali dengan pembekalan softskill (training: ESQ, leadership, entrepreneur, communication, dan self confidence)
  2. Progam Bahasa Inggris secara komperehensif (TOEFL & TOEIC)
  3. Kemajuan belajar mahasiswa dievaluasi berdasarkan sistem evaluasi kemajuan belajar yang meliputi ujian tengah semester, ujian akhir, kuis, dan penyelesaian tugas rumah dan praktikum
  4. Pembelajaran berbasis Hybrid Learning (intranet dan internet sebagai alat komunikasi antar dosen dan mahasiswa dalam aplikasi materi ajar, pemberian tugas, dan referensi
  5. Praktikum di Laboratorium dengan fasilitas terbaik
  6. Bimbingan Akademik
  7. Mengadakan Kuliah Umum dan Dosen Tamu dari pakar dan praktisi profesional
  8. Mengadakan Seminar, Lokakarya, Pelatihan dan Diskusi interaktif
  9. Ekstrakulikuler melalui Unit Kegiatan Mahasiswa
  10. Praktek Kerja Lapangan di perusahaan nasional dan multinasional.

Rangkuman

Data tracer study ini berjumlah 310 orang lulusan dari tahun 2016 dari Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, UEU. Waktu yang dibutuhkan lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama kurang dari 3 Bulan (50%), 3-6 Bulan (32.3%) dan lebih dari 6 Bulan (17.7%). Sebagian besar lulusan bekerja sebagai nutrisionis di Rumah Sakit dan Puskesmas lebih dari 30%. Untuk kesesuaian bidang pekerjaan sebesar 81,06 % sesuai dengan bidang, lebih dari 50% pekerjaan di Institusi Pelayan Kesehatan. Sebagai bahan evaluasi beberapa saran alumni untuk mata kuliah yang membantu dan mendukung untuk pekerjaan adalah mata kuliah PKL Dietetik, Metodologi Penelitian, Gizi Olahraga dan MSPM.

Responden

Pelacakan lulusan mengacu pada kebijakan dan strategi mengenai pelacakan lulusan dan pengguna lulusan Universitas Esa Unggul. Pada Program Studi Gizi pelacakan menggunakan bantuan peran Alumni Gizi yaitu Ikatan Alumni Gizi (IKAZI) dan dosen pembimbinga sebagai upaya pelacakan. Pada tahun 2020, target responden Tracer Study adalah alumni Prodi Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, UEU pada tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019. Hal ini dilakukan mengingat Tracer Study Ilmu Gizi menggunakan sistem angkatan dalam penentuan responden.

Pada Tracer Study 2020, sebanyak 301 responden dapat dihubungi dan mengisi kuisioner Tracer Studi. Pengisian kusioner ini menggunakan link https://www.esaunggul.ac.id/kuesioner-tracer-study-s1-dan-s2/ dan link Program Studi Gizi.

Waktu untuk mendapatkan Pekerjaan

Lulusan program studi gizi sebagian besar mendapatkan pekerjaan kurang dari 3 bulan sebesar 50%, durasi 3 sampai 6 bulan sebesar 32.3% dan lebih dari 6 bulan sebesar 17.7%.  Salah satu upaya kerjasama program studi dan ikatan alumni adalah menginformasikan kesempatan kerja dengan junior sehingga terjalin ikatan alumni yang solid.

Bidang/Tempat Kerja Pertama

Berdasarkan data alumni pada bidang atau tempat kerja pertama yang terdiri dari rumah sakit, puskesmas, perusahaan, pemerintah, fitness dan pengusaha. Sebagian besar alumni bekerja pada rumah sakit (35.%%) dan puskesmas (31.6%). Dapat dilihat pada Gambar di bawah ini berdasarkan presentase dari masing-masing pekerjaan pertama alumni.

Gaji Lulusan

Gaji lulusan program studi gizi sebesar 49.8% berjumlah Rp 3.000.000 – Rp 6.000.000. Lulusan ini sebagian besar bekerja di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi dengan rata-rata UMR sebesar Rp 4.500.000 maka bisa dikatakan sebagian besar alumni program studi gizi memiliki gaji sama atau lebih dari UMR. Unutk sebaran dari gaji lulusan dapat dilihat pada Gambar di bawah ini:

Kesesuaian Bidang Pekerjaan

Secara keseluruhan persentase lulusan yang bekerja pada bidang yang sesuai dengan keahliannya pada tiga tahun terakhir sebesar 81,06 %. Dari data ini sebesar 59.4 bekerja pada institusi pelayan kesehatan, sebesar 25% di bidang penyelenggaraan makanan, sebesar 13.5% pada insdustri pangan dan hanya 2% pada pendidikan dan penelitian. Dapat dilihat pada Gambar di bawah ini dari masing-masing presentase tempat kerja.

Hubungan Mata Kuliah

Hubungan mata kuliah dengan pekerjaan, sebagian besar lulusan berpendapat mata kuliah yang dapat menunjang pekerjaan seperti PKL Dietetik, Metodologi Penelitian, Gizi Olahraga dan MSPM.

Kerjasama
Memiliki jaringan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat (Tridarma Perguruan Tinggi), serta praktek kerja dan magang mahasiswa, dengan beberapa perguruan tinggi / industri, baik di dalam dan di luar negeri, antara lain:  Kementrian Kesehatan;  Dinas Kesehatan;  BUMN;  Lembaga Pelayanan Kesehatan, Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit (pada saat ini telah terjalin kerja sama dengan lebih dari 40 Rumah Sakit Umum, Daerah dan Swasta);   organisasi profesi, sosial, kesehatan, dan perusahaan;  berbagai perusahaan asuransi.

Mitra Kerjasama dalam Praktek Mahasiswa, Pendidikan Pengajaran, Penelitian, dab Pengabdian Masyarakat Departemen Pemerintah dan BUMN :

Depkes RI – Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Nasional, Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia, Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, Pemerintah Prov DKI Jakarta Badan Kesatuan Bangsa, Pemerintah Kabupaten Cianjur Badan Kesatuan Bangsa, Politeknik Kesehatan Jakarta II Jurusan Gizi, Pemerintah Kotamadya Jakarta Barat, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Cianjur, Purwakarta, Tangerang, Bekasi, dan Poltekes Depkes.

Lembaga Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit Umum, Daerah dan Swasta :

Hyperkes, RSU Cipto Mangunkusumo, RS FK UKI, Siloam Hosiptal Karawaci, Siloam Hospital Kebon Jeruk, RS Fatmawati, RS Tarakan, RS Islam Cempaka Putih, RS Islam Pondok Kopi, RSU Tangerang, RSU Cibinong, RSUD Tarakan, RSUD Tangerang, RSUD Budhi Asih, RSUD Sumber Waras, RSUD Koja, RSP Pertamina, RS Patria IKKT, RSAB Harapan Kita, RS Harapan Bunda, RS PIK, RS PELNI, RS Siloam, RS Persahabatan, RS Pasar Rebo, RS Atmajaya, RS Medistra, RS Puri Indah, RS Puri Kedoya Mandiri, RS Medika Permata Hijau, RS Juwita Bekasi, RS Paramita Tangerang, RS Global Medika Tangerang, RS Bersalin Avisena, RS Mitra Asih, RS Pantai Indah Kapuk, RS Islam Pondok Kopi, RSPAD, RS Angkatan Laut, RSJ Soeharto Herjan, RS Hasan Sadikin Bandung, Yayasan Jantung Harapan Kita, RSIA Keluarga Kita Tangerang, dan Puskesmas (Jaktim, Jakpus, Jakbar, Jaksel, dan Jakut).

Organisasi Profesi, Sosial, Kesehatan, dan Perusahaan : Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Ikatan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia, Asosiasi Ilmu Pendidikan Gizi Indonesia, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, PT. Enzym, PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT. Krakatau Medika, PT.Yakult Indonesia, PT. Aero Catering, Puspa Catering, LP Cipinang, Badan Narkotika Nasional, Palang Merah Indonesia, Sampoerna Foundation, Tbk, John Bloomberg Hopkins Institute, Positive Deviance Resources Centre, Danone Nutrition Institute, Badan POM RI, dan World Health Organization.

Fasilitas
Untuk menunjang proses pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi, telah tersedia beberapa fasilitas laboratorium seperti:

  • Laboratorium Kimia
  • Laboratorium Rekam Medis
  • Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  • Laboratorium Perancangan Kerja dan Ergonomi
  • Laboratorium Kuliner
  • Laboratorium Bio Kimia
  • Laboratorium Keperawatan Dasar
  • Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah
  • Laboratorium Anak dan Maternitas
  • Laboratorium Jiwa dan Komunitas
  • Laboratorium Home Care
  • Laboratorium Komputer
  • Ruang Kuliah multimedia 
  • Laboratorium komputer 
  • Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah
  • Laboratorium Rekam Medis
  • Laboratorium Gizi Kuliner
  •  Laboratorium Anak dan Maternitas
PERPUSTAKAAN
Buku Teks
  1. Sistem Kesehatan, Wiku disasmito, Raja grafindo persada, 2007
  2. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, F. Gunawan Suratmo, Gajah Mada University Press, 1998
  3. Bencana Alam Perlindungan Kesehatan Masyarakat, Munaya Fauziyah, EGC, 2006
  4. Biostatistics and Epidemiology : A Primr For Health Professional, Springer-Verlag, 1990
  5. Buku Panduan Keselamatan ,Emma Glenville,Prestasi Pustaka, 2007
  6. Encyclopaedia Of Occupational Health and Safety Volume I, Mc Graw, Hill Book Company New York, 1976
  7. Epidemiology Medicine, Charles H. Hennekers and Julie E Buring, Little Brown Company, 1987
  8. Etika Costumer Service, Kasmir, Raja Grafindo Persada, 2007
  9. Handbook Of Informatics For Nurses And Health Care Professionals, Toni Hebda, Patricia CZAR dan Cynthia Mascara, Prentice Hall, 2001
  10. High Risk Mothers and Newborns : Detection, Management Prevention, Abdel R Omran, et al, Ott Publisher Thun, 1987
  11. Hospitals Facilities Planing and Management,GD Kunders,Mc Graw Hill, 2004
  12. Jaminan Mutu Layanan Kesehatan dasar dasar Pengertian dan penerapan, Imbalo S Pohan, EGC, 2007
  13. Kesehatan Kerja, JM Harrington,ed3, EGC, 2005
  14. Kesehatan Masyarakat Suatu Pengantar, James M Mckenzie, ed4, 2007
  15. Kondifikasi Puskesmas, Daftar Tabulasi Dasar Penyakit, Indeks Terapi, Daftar Singkatan, Buku II Seri D, Depkes RI Direktorat Jenderal Pembinaan Kesehatan Masyarakat, 1997
  16. Manajemen Rumah sakit, Suparto Adikusumo,Pustaka Sinar Harapan,2004
  17. Manajement Of Poisoning a Handbook For Health Care Worker, J Hendry and H Wiseman WHO, 1997
  18. Marketing for Hospitelity and Turism, Kotler Philip,Peason education 2002
  19. Pedoman Praktis Safe Motherhood : Perawatan Ibu dan Bayi, Adi Heru Sutomo (Alih Bahasa), Buku Kedokteran EGC
  20. Pengantar Administrasi Edisi Ketiga, Azrul Azwar, Bina Rupa Aksara, 1996
  21. Pengelola Aman Limbah Layanan Kesehatan, A.Pruss, Munaya Fauziyah WHO, EGC,2005
  22. Penyakit Bawaan Makanan Fokus Pendidikan Kesehaan Andry Hartono ,WHO,2006
  23. Psikologi Industri dan Sosial, Pandji Anoraga dan Sri Suryati, PT Dunia Pustaka Jaya, 1995
  24. Techniques Of Safety Management, Dan Peterson , Mc Grow-Hill Kogakusha, 1978
  25. Toksikologi Lingkungan, Joeli Soemirat, Gajah Mada University Press, 2003

  Jurnal Ilmiah Nasional

  1. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Volume 12 No.4, 2006
  2. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Volume 2 No.2, Universitas Muhamadiyah, 2006
  3. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan,1 vol 3, 2007
  4. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan” Univ. Muhammadiyah Jakarta, 2007
  5. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional vol.2 no.1 April 2008.
  6. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional vol.2 no.1 April 2008
  7. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional,Vol 2 No.5 april,Fak Kesmas UI, 2008
  8. Jurnal PERSI, vol. 8 Mei-Desember 2008
  9. Media Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia,4 vol 08 , 2008
  10. Nasional Geographic Indonesia, PT. Gramedia, 2009

Jurnal Ilmiah Internasional

  1. Advance Data Number 370, U.S Departement of health and Human Service, 2006
  2. The Journal of The Indonesian Medical Association Volume 57 Number 4, 2007

  Skripsi

  1. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Brawijaya Jakarta Tahun 2007, Arief Rahman, 2007
  2. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Brawijaya Jakarta Tahun 2007, Arief Rahman, 2007
  3. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu-Ibu Menyususi Yang Melakukan Kunjungan di Poli KIA Puskesmas Kecamatan Koja Jakarta Utara, Agustinah, 2008
  4. Hubungan Antara Lingkungan Kerja Sosial dan Motivasi Karyawan di Bagian Klaim PT. Asuransi Sinar Mas Jakarta Pusat, Ismayanti, 2008
  5. Hubungan Antara Pengetahuan Bidan Tentang Infeksi Hepatitis B dan Perilaku Pemakaian Alat Pelindung Diri Dalam Menolong Persalinan Normal di RS. Ibu dan Anak Hermina Podomoro Jakarta, Lia Fajar Pusparini, 2008
  6. Hubungan Antara Pengetahuan Pekerja Tentang Potensi Bahaya Dengan Perilaku Pencegahan Kecelakaan Kerja di bagian Fettling & Grinding PT. Bakrie Tosanjaya, Bekasi, Muliasari Nilawati, 2008
  7. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Mengenai Gizi dan Perilaku Konsumsi Makanan Siap Saji Modern (Fast Food) pada Kedai Remaja Makan Terpilih “Weeks” Wilayah Perumnas Tangerang , Devi Maria Olivia, 2008
  8. Hubungan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Pengkajian Proses Keperawatan di Unit Rawat Inap Rumah Sakit umum Daerah Koja Jakarta Utara, Fitriani, 2008
  9. Hubungan Pengetahuan Bahaya Merokok dengan Perilaku Merokok Siswa di SMK Bina Bangsa Tahun 2007, Ade Nuraeni Endah Lestari, 2007
  10. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan di Posyandu RW.04 Kelurahan Gebang Raya Tangerang, Mega Putri, 2008
  11. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Metode KB dan Pemilihan Alat Kontrasepsi di Klinik Bersalin Anggrek Kota Pontianak Kalimantan Barat, Heldanurita, 2008
  12. Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Penyakit ISPA Non-Pneumonia Balita Dengan Perilaku Pencegahannya di RT.02 Kelurahan Paku Alam Kecamatan Paku Haji Tangerang Banten, Fuji Wahyuni, 2008
  13. Hubungan Pengetahuan Tentang Kebakaran Dengan Sikap Pencegahan Kebakaran Pada Karyawan di SPBU Pertamina Slipi Jaya Jakarta Barat, Risyanto, 2008
  14. Hubungan Pengetahuan Tentang Penggunaan Respirator Dengan Perilaku Dalam Mencegah Penyakit Gangguan Pernafasan Pekerja di Bagian Painting PT. Krama Yuda Jakarta, Raden Adnin Mun Lestari, 2008
  15. Hubungan Perawatan Antenatal Dengan Resiko Kehamilan Pada Ibu Hamil di Puskesmas Kecamatan Palmerah Jakarta Barat, Esterlina Mitakda, 2008
  16. Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balitanya di Wilayah Kerja Puskesmas Curug Tangerang, Cici Sucianti, 2008
  17. Hubungan Persepsi Bidan Tentang Kondisi Kerja dan Stress Kerja di Unit Kebidanan Siloam Hospital Lippo Karawaci Tangerang, Imanuel Raganda Purba, 2008
  18. Hubungan Persepsi Karyawan Non Kesehatan Terhadap Imbalan Dengan Motivasi Kerja Karyawan di Rumah Sakit Umum Mulya Kota Tangerang, Anita Trikusumastuti, 2008
  19. Hubungan Persepsi Pasien Tentang Bauran Pemasaran Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Dalam Pelayanan Unit Medical Check Up di RSUD Tarakan Jakarta Tahun 2007, Elianti, 2007
  20. Hubungan Persepsi Pegawai Non-Medis Tentang Gaya Kepemimpinan Atasan Dengan Motivasi Kerja di Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya Jakarta Barat, Andi Sefrianto Sinaga, 2008
  21. Hubungan Persepsi Perawat Tentang Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Bagian Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Koja Jakarta Utara, Eka Palupi, 2008
  22. Hubungan Posisi Duduk Statis dan Gerak Leher Satu Arah Dengan Terjadinya Keluhan Nyeri Leher Pada Petugas Tol PT. Jasa Marga, Retno Ramandhani Kusuma Dewi, 2008
  23. Pengaruh Perilaku Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Pada Keluarga di Desa Sukabakti Tangerang, Munawaroh, 2008
  24. Pengaruh Pola Makan dan Olahraga Terhadap Perubahan Berat Badan Pada Program Pengendalian Overweight Karyawan Wanita PT.Bank Century, TBK Jakarta Tahun 2007, Fauzana, 2008
  25. Perbedaan Persepsi Pasien Askeskin dan Non Askeskin Terhadap Mutu Pelayanan Rawat Inap Kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah Koja Jakarta Utara, Filomena Abdiwati Divini, 2008

  Tesis

  1. Multi Professional Rehabilitation for Women with Fibromyalgia quantitative and qualitative studies, Monika Iofgran, 2007
  2. Determinan Pelayanan dan Sosialisasi Kesehatan (Kasus pada Program Jaring Pengaman Nasional Bidang Kesehatan di RSUD Tarakan-Jakarta ), Ermiyani, 2004
  3. Evaluasi Kompetensi Pejabat dan Faktor-Faktor Penentu Gaji Karyawan Badan Pengelola Gedung Manggala Wanabakti, Kusuma Dewi Brata, 2004
  4. Evaluasi Mutu dan Nilai Gizi Nugget daging Mei Tuna (Thunnus sp) yang diberi Perlakuan Titani, Epi Rospita, 2007
  5. Health Information System Satisfaction among Doctors in Hospital Universiti Kebangsaan Malaysia, Intan Silviana Mustikawati, 2005
  6. Pengaruh Karakteristik Tenga Pengelola Obat Puskesmas Terhadap Kinerja Pelayanan Obat Rasional pada Dinas Kesehatan Kota Bandung, S. Fatimah Achmad, 2001
  7. Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pelanggan di RS. Jiwa Bandung, Anna Sukamanah, 2001
  8. Pengembangan Sistem Informasi Pemasaran Berbasis Rekam Medis di RS A Jakarta, Hozisah, 2006

    Disertasi

  1. Hubungan Antara Kecakapan Sosial Berprestasi terhadap Gaya Kepemimpinan Atasan dan Budaya Organisasi dengan Sikap Karyawan Terhadap Perbaikan Terus-Menerus, Suryanti Takarina Arief, 2009
  2. Determinan of Nutritional Status of Preschool Childrens in Indonesia An Analysis of The National Socio-Economic Survey (Susenas) 1987, Idrus Jus’at, 2009
  3. Nutritional Aspects Hypertension in Indonesian Elderly, Sudidjanto, 2009
  4. Pengaruh suplementasi Zat Multi-Gizi-Mikro Selama Hamil terhadap Hasil Kehamilan dan pertumbuhan Bayi (studi kasus eksperimental lapangan dengan perlakuan acak tidak tersamar di Indramayu), Sunawang, 2009
  5. Pengembangan dan Penerapan Budaya Organisasi Dalam Rangka Peningkatan Motivasi Berprestasi Manajer Menengah, Rokiah Kusumapradja, 2004

Dosen Pengajar

  1. ANUGRAH NOVIANTI, SGz, M.Gizi
  2. Dra. AYU PUSPITALENA RTR, Apt, M.P
  3. DUDUNG ANGKASA, S.Gz,M.Gizi
  4. ERRY YUDHYA MULYANI, S.Gz, M.Sc.
  5. HARNA, S.Gz, M.Si
  6. IDRUS JUSAT, Ph.D
  7. Dr. JOHANES, S.Pd, M.Ed
  8. KHAIRIZKA CITRA PALUPI, S.Gz, M.S
  9. LARAS SITOAYU, S.Gz, M.K.M
  10. MERTIEN SAPANG, S.Gz, M.Si
  11. MURY KUSWARI, S.Pd, M.Si
  12. NADIYAH, S.Gz, M.Si
  13. NAZHIF GIFARI, S.Gz, M.Si
  14. PRITA DHYANI SWAMILAKSITA, S.P.M.Si
  15. PUTRI RONITAWATI, S.K.M, M.Si
  16. RACHMANIDA NUZRINA, S.Gz, M.Gizi
  17. REZA FADHILLA, S.TP, M.Si
  18. VITRIA MELANI, S.Si, M.Si
  19. YUGES SAPUTRI, S.Gz, M.Sc
  20. YULIA WAHYUNI, S.Kep,M.Gizi
Silahkan Bertanya
ANDA JUGA BISA BERTANYA DI SINI

Nama Lengkap *
No HP *
Email *
Domisili *
Pertanyaan

PERMINTAAN BROSUR

Nama Lengkap *
Email *
No HP Anda *
Alamat Lengkap *

PENDAFTARAN ONLINE

HUBUNGI KAMI

FOLLOW INSTAGRAM

DOWNLOAD BROSUR